" ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH " AHLAN WASAHLAN WA MARHABAN/ SELAMAT DATANG DI BLOG PON-PES RIYADLUL ULUM WADDA'WAH CONDONG TASIKMALAYA"


Rabu, 16 Juli 2014

Pelatihan ICT Bagi Guru-guru SMP-SMA Terpadu

Rabu (15/7/2014) SMP-SMA Terpadu Ruwada menggelar Pelatihan Pembuatan Media Belajar Power Point, Pengolah angka (MS.Excel) dan blog bagi guru SMP-SMA Terpadu Ruwada. Acara yang digelar pada pukul 08:00 hingga 12:00 WIB ini cukup menarik perhatian guru-guru. Berdasarkan data absensi tercatat ada 22 orang guru mengikuti pelatihan tersebut. Hadir sebagai pembicara pelatihan adalah Irfan Riswandi, S.Kom., M.Pd. salah satu guru TIK di sekolah tersebut. Dalam penyampaian materi, Irfan terlebih dahulu memperkenalkan bagian-bagian dari power point, excel dan kegunaannya. Beberapa materi yang disampaikan meliputi cara membuat tabel, memasukkan gambar, mengkombinasikan warna, hingga membuat diagram dan membuat leger nilai. Acara yang berlangsung tampak sederhana di ruang lab komputer tersebut berlangsung dengan lancar dan guru-guru yang mengikutinya cukup antusias dengan memperhatikan materi dan mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Hal tersebut cukup membuat panitia pelatihan ict sibuk membantu peserta yang masih bingung dengan materi. Secara umum acara yang digelar sekolah itu berlangsung dengan lancar. Salah satu hal yang membuat acara kurang banyak peserta karena bersamaan dengan dilaksanakan program akreditasi sekolah untuk SMP terpadu, sehingga mengakibatkan guru-guru yang menjadi panitia akreditasi sekolah terpaksa tidak mengikuti pelatihan ICT. Adapun tujuan acara dibuat untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang pembuatan media pembelajaran. “Semoa guru lebih inovatif dalam membuat media pembelajaran.”(iris)".

Jumat, 11 Juli 2014

Workshop Guru : Sosialisasi Implementasi Kurikulum 2013

Dalam rangka memberikan pemahaman yang utuh tentang implementasi kurikulum 2013 yang akan diterapkan pada tahun pelajaran 2014-2015, pada hari Kamis (06/7/2014) pukul 08.00 WIB bertempat di Lab IPA lantai II diselenggarakan acara Sosialisasi Impelementasi Kurikulum 2013 kepada seluruh tenaga pengajar SMP-SMA Terpadu Riyadlul Ulum . Pengantar dan pembukaan kegiatan sosialisasi implementasi kurikulum 2013 disampaikan oleh Kasi Kurikilum. DR. Drs. H. Dadang Yudistira, SH,.M.Pd dilanjutkan dengan sesi penjelasan teknis implementasi kurikulum 2013 disampaikan oleh Syahrul Zaki Romadoni, S.Pd. Dengan kegatan sosialisasi implementasi kurikulum 2013 ini dharapkan seluruh tenaga pengajar SMP-SMA Terpadu Riyadlul Ulum siap dan dapat menerapkan kurikulum 2013 dengan baik. "(iris)".

Sabtu, 05 Juli 2014

Keutamaan-Keutamaan Bulan Ramadhan

Manfaat hikmah puasa Ramadhan bagi umat islam adalah begitu banyak. Karena hal ini adalah merupakan bagian dari tuntunan dan ajaran di dalam Islam itu sendiri. Karena setiap bulan suci Ramadhan tiba, Rasulullah SAW senantiasa memberikan banyak nasehat dan ilmu serta bimbingan kepada para sahabat-sahabatnya di kala itu. Dan saat ini kita akan tiba pada bulan ramadhan tahun 2014 / 1435 H dan tentunya kita harus mempunyai persiapan menghadapi bulan puasa ramadhan ini dengan baik pula.

Beliau Nabi Rasulullah SAW memberi kabar gembira atas kedatangan Ramadhan kepada para shahabat dan umatnya dengan menjelaskan berbagai keutamaan bulan Ramadhan. Tujuannya adalah untuk memberi motivasi bagi para sahabat dan umat Islam lainnya untuk semangat melakukan ibadah dan amalan-amalan pada bulan ramadhan yang penuh dengan barakah ini.

Kita ketahui bahwa hukum puasa ramadhan adalah wajib bagi setiap muslim. Dan juga sudah seharusnya orang Islam dan beriman akan gembira ketika menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini. Bukan saja telah diarahkan menunaikan ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda, di dalam bulan Ramadhan Allah Ta'ala juga telah menurunkan kitab suci al-Quranul-karim, yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia di alam semesta ini dan juga untuk membedakan antara yang benar dengan yang salah.

Keutamaan-Keutamaan Bulan Ramadhan


Sungguh adalah merupakan sebuah kenikmatan yang sangat luar biasa, karena saat kita semuanya muslim mulai memasuki dan berada di bulan Ramadhan 1435 H. Bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Di bulan ini pula, Allah SWT mewajibkan kepada seluruh orang yang beriman, untuk melaksanakan ibadah shaum (puasa), dengan tujuan untuk membentuk pribadi Muslim yang bertakwa.

Karena memang tujuan dari berpuasa adalah menjadi orang-orang yang bertakwa. Di dalam dunia kesehatan dan medis manfaat puasa bagi kesehatan juga telah dibuktikan secara nyata oleh kaum muslim yang menjalankannya. Baca lebih lengkap lagi mengenal hal ini di dalam tulisan berikut ini : Manfaat Tujuan Hikmah Puasa di dalam tinjauan kesehatan pula.

Berikut beberapa hikmah manfaat bulan Ramadhan antara lain adalah sebagai berikut :

Ramadhan Bulan Diturunkannya Al-Qur'an
Ramadhan merupakan syahrul Quran (bulan Al-Quran). Diturunkannya Al-Quran pada bulan Ramadhan menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan. Allah Swt berfirman yang artinya : "Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah: 185).

Di ayat lain Allah Swt berfirman yang artinya : "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar” (QS. Al-Qadar: 1). Dan banyak ayat lainnya yang menerangkan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan. Itu sebabnya bulan Ramadhan dijuluki dengan nama syahrul quran (bulan Al-Quran).

Pada setiap bulan Ramadhan pula Rasulullah SAW selalu bertadarus (berinteraksi) dengan Al-Quran dengan Jibril as, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Ibnu Abbas r.a (HR. Bukhari). Maka, pada bulan Ramadhan ini kita digalakkan untuk memperbanyak amalan ibadah antara lain dengan berinteraksi dengan Al-Quran, dengan cara membacanya, memahami dan mentadabburi maknanya, menghafal dan mempelajarinya, serta mengamalkannya.

Bulan Penuh Keberkahan
Bulan ini disebut juga dengan bulan syahrun mubarak. Hal ini adalah berdasarkan pada dalil hadist Nabi Rasulullah SAW yang artinya :"Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.." (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi). Dan juga abahwa setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan, maka Allah akan melipat gandakan pahalanya.

Rasulullah saw bersabda yang artinya : "Setiap amal yang dilakukan oleh anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipat bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Swt berfirman : "Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya. Karena sesungguhnya ia telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku" (HR. Muslim). Inlah yang dimaksud dengan pahala puasa ramadhan berdasarkan pada hadist nabi Muhammad SAW.

Dan di dalam bulan penuh kemuliaan dan keberkahan ini maka tidak hanya keberkahan di dalam menuai pahala, namun banyak keberkahan lainnya. Puasa ditinjau dari aspek ekonomi, maka Ramadhan memberi keberkahan ekonomi bagi para pedagang dan lainnya. Bagi fakir miskin, Ramadhan membawa keberkahan tersendiri. Pada bulan ini seorang muslim sangat digalakkan dan disunnah untuk berinfaq dan bersedekah di bulan ramadhan kepada mereka. Bahkan diwajibkan membayar zakat fitrah untuk mereka.
Malam Lailatul Qodar
Kemuliaan bulan ramadhan salah satunya adalah dengan hadirnya malam penuh kemuliaan dan keberkahan di salah satu malam pada malam-malam terakhir dan ganjil di bulan ramadhan yaitu malam lailatul qodar. Pada bulan ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan adalah saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya :"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al Qadr: 1-3).

Dan inilah yang masuk dalam bagian keutamaan 10 hari terakhir ramadhan dan lailatul qodar. Lailatul Qadar adalah malam yang agung. Malam penuh kemuliaan. Ibadah di dalamnya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Siapa yang mendapatkan kemuliaannya sungguh ia manusia beruntung dan dirahmati. Sebaliknya, siapa yang luput dari kebaikan di dalamnya, sungguh ia termasuk manusia buntung dan merugi.

Bulan Ramadhan Bulan Pengampunan Dosa Maghfirah
Allah Ta'ala menyediakan Ramadhan sebagai fasilitas penghapusan dosa selama kita menjauhi dosa besar. Nabi saw bersabda yang artinya : ”Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi”. (HR. Muslim).

Melalui berbagai aktifitas ibadah di bulan Ramadhan Allah Swt menghapuskan dosa kita. Di antaranya adalah puasa Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi Saw yang artinya : "Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu". (HR. Bukhari dan Muslim).

Begitu pula dengan melakukan shalat malam (tarawih, witir dan tahajud) pada bulan Ramadhan dapat menghapus dosa yang telah lalu, sebagaimana sabda Nabi SAW yang artinya : "Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan qiyam Ramadhan (shalat malam) dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).

Ramadhan Pintu Surga Dibuka Pintu Neraka Ditutup
keberkahan kemuliaan di dalam bulan Ramadhan adalah bahwa pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta syaithan-syaithan diikat. Dengan demikian, Allah Ta'ala telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih yang mereka perbuat pada bulan Ramadhan.

Syetan pun tidak diberi kesempatan untuk mengoda dan menyesatkan manusia. Rasulullah saw bersabda yang artinya : "Apabila masuk bulan Ramadhan maka pintu-pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syetan-syetan pun dibelenggu." (HR. Bukhari dan Muslim). Maka pada bulan ini kita digalakkan untuk memperbanyak ibadah sunnat dan amal shalih, agar kita dapat masuk surga.

Mengingat berbagai keutamaan Ramadhan tersebut di atas, maka sangat disayangkan bila Ramadhan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja, tanpa ada usaha maksimal dari kita untuk meraihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shalih. Semoga ramadhan tahun ini akan lebih baik dalam hal amalan ibadah daripada tahun-tahun sebelumnya aamiin...aamiin. 

Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA)


‘Tak kenal maka tak sayang” Itulah pepatah yang tepat untuk para santri/ah baru SMP maupun SMA. Setelah masuk pondok, santri/ah baru dihadapkan dengan acara Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA). Yang didalamnya terdapat perkenalan  tentang pondok pesantren.
Pada  Rabu, 2 Juli 2014. Seluruh santri/ah baru dikumpulkan di mesjid untuk mengenal pondok lebih dalam lagi,  acara Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA)  disampaikan oleh pimpinan pesantren KH. Diding Darul Falah, dan asatidz/ah yang sudah ditetapkan. Pimpinan pesantren membahas tentang banyaknya kegiatan di pondok, organisasi-organisasi dan menjelaskan tentang banyak hal, mulai dari kedisiplinan sampai panca jiwa dan motto pondok yang harus dipahami oleh para santri. Para santri begitu antusias dalam menyimak penjelasan yang di terangkan . Acara ini ditugaskan kepada Panitia Bulan Ramadhan (PBR) dan berlangsung selama 3 hari , dan di akhiri pada hari jum'at 4 juli 2014. "(iris)"


Selasa, 01 Juli 2014

Kedatangan Santri Baru


Hari Selasa 01 Juli 2014 Pesantren Condong dipenuhi oleh kendaraan beroda empat dan roda dua. Hal ini disebabkan oleh datangnya santri baru tahun ajaran 2014-2015. Menurut data Panitia Penerimaan Santri Baru (PPSB), pada tahun ajaran baru ini menerima santri  baru dengan jumlah keseluruhan  686 orang SMP dan SMA Terpadu.
Sebelum memasuki asrama, santri baru harus melengkapi semua persyaratan dokumen dan administrasi. Proses birokrasi dimulai pada pukul 07.00 hingga selesai. Dan dilaksanakan di depan Kantor Sekolah. Teknis birokrasi dimulai dari penempatan kamar. untuk yang belum melunasi administrasi, untuk mengurus pelunasannya terlebih dahulu di bagian staf keuangan. Setelah itu yang terakhir pengambilan perlengkapan seperti kasur,bantal dll.
Gedung yang akan dihuni oleh santri baru putri yaitu gedung asrama putri baru terdiri dari 10 ruangan. Lalu, untuk gedung yang dihuni oleh santri baru putra yaitu  gedung  asrama putra baru terdiri dari 12 ruangan. Setiap ruangan dihuni oleh 30 sampai 35 orang per-ruangan.
Kelancaran birokrasi ini agak terhambat dikarenakan keadaan yang tidak mendukung. Seperti penempatan kamar dan kemacetan jalan yang membuat keterlambatan datangnya para santri. Tetapi hal ini tidak mematahkan semangat para santri baru untuk memulai kehidupannya di pesantren condong. ("iris").

Rabu, 18 Juni 2014

Panca Jiwa Pondok, Pilar Perjuangan dan Kesuksesan Santri

Sebuah lembaga akan maju, apabila memiliki nilai-nilai dan falsafah yang senantiasa menjadi pijakan bagi setiap anggotanya dalam bertindak, bertutur, dan bersikap. Nilai dan falsafah tersebut biasanya diformulasikan oleh para pendirinya dan diwariskan kepada generasi sepeninggal mereka. Nilai dan falsafah tersebut kemudian bertransformasi menjadi ruh yang membangkitkan setiap anggotanya dalam memajukan lembaga tersebut.
Pondok Pesantren Condong sebagai lembaga pendidikan tidak terlepas dari hal tersebut. Semenjak berdirinya, terutama pasca berlakunya sistem keterpaduan, pesantren memiliki nilai dan falsafah yang mendasari setiap usaha yang dilakukan oleh para pengurusnya. Nilai dan falsafah tersebut kemudian dikenal dengan nama Panca Jiwa, yang merupakan adopsi dari nilai-nilai milik Pondok Modern Gontor dan Pilar-pilar perjuangan yang murni berasal dari pemikiran para pendiri pondok. Nilai-nilai tersebut harus senantiasa dirawat dan disebarkan karena akan menjadi warisan yang paling berharga dari para pendirinya bagi generasi penerus lembaga ini.
Lalu apakah Panca Jiwa dan Pilar-pilar Perjuangan tersebut memiliki hubungan dengan kita sebagai santri terutama kaitannya dengan kesuksesan kita dalam menjalani kehidupan? Pertanyaan tersebut akan coba saya ulas dalam tulisan sederhana ini.
Panca Jiwa adalah ruh yang membangkitkan setiap warga pondok untuk terus berjuang dan berjibaku dalam menjalankan misi mulia dakwah wa tarbiyah Islamiyah. Tanpa ruh ini, orang-orang yang ada di sini (baca: kyai, ustadz dan santri) bak robot yang biasa menjalankan rutinitas, akan tetapi nirmakna, tanpa makna. Tidak ada tujuan mulia yang hendak dicapai. Semua orang terjerembab dalam kubangan materialisme, yang selalu mendewakan kekuatan materi, dan mengebiri eksistensi ruh.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Panca Jiwa hendaknya juga menjadi landasan bagi para santri dalam bertindak dan meniti kehidupan baik selama belajar di pesantren maupun ketika mereka telah menyelesaikan belajarnya. Jiwa ini harus selalu menjadi motivator dalam setiap gerak langkah santri. Jiwa-jiwa ini pula harus menjadi pembeda antara santri Condong dengan santri dari lembaga lainnya.
Mari kita ulas poin-poin dari Panca Jiwa tersebut satu persatu.
Jiwa yang pertama adalah keikhlasanSetiap santri Condong harus selalu mendedikasikan pekerjaan yang dia laksanakan sebagai bentuk ibadah (penghambaan) kepada Allah swt. Mereka tidak akan melihat materi atau hal-hal lain selain Allah sebagai tujuan akhir dalam hidup. Setiap pekerjaan diniatkan ibadah dan niat ibadah selalu mewarnai pekerjaan mereka.
Mari kita melihat contoh konkrit. Hari-hari ini santri akhir sibuk dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta. Apabila jiwa keikhlasan ini mereka fahami dan hayati, maka tujuan masuk perguruan tinggi bukanlah untuk mencari pekerjaan atau penghidupan yang layak. Akan tetapi, mereka akan meniatkan ini semua sebagai ibadah tholabul ilmi yang memang disyariatkan oleh Allah. Kalau toh mereka mendapatkan pekerjaan yang layak setelah lulus kuliah, itu adalah bonus yang Allah anugerahkan pada mereka.
Jiwa yang kedua adalah kesederhanaan. Kesederhanaan bukan berarti miskin, akan tetapi bertindak sesuai dengan kemampuan, bahkan kalau bisa di bawah kemampuan yang dimiliki, dan merasa cukup dengan apa yang Allah berikan. Dewasa ini kita disuguhi oleh fenomena korupsi yang menjangkit para pejabat di negeri ini. Tak tanggung-tanggung, ratusan milyar mereka curi dari kas negara. Untuk apa uang sebesar itu? Ternyata mereka menggunakan uang tersebut untuk memuaskan nafsu duniawi. Mereka membeli puluhan mobil yang harganya milyaran, rumah, villa, emas, perempuan-perempuan (maaf) jalang, dan lain sebagainya. Padahal, di sekitar mereka orang-orang miskin berteriak merasakan beban hidup yang semakin hari semakin berat.
Alhamdulillah, kita hidup di atmosfir pendidikan yang penuh dengan suasana keserhanaan. Kita melihat guru-guru kita hidup dengan penuh kesederhanaan. Mereka tinggal di rumah sederhana, yang penting bisa melindungi keluarga dari panas dan dingin. Kendaraan mereka tidaklah mewah, yang penting dapat membuat mobilitas mereka lancar. Suasana kesederhanaan ini adalah contoh yang diberikan oleh guru-guru kita agar kita mampu menghayati kesederhanaan dalam hidup.
Yang ketiga adalah jiwa berdikariberdiri di atas kaki sendiri, dalam artian berani hidup sendiri, tanpa terlalu menggantungkan diri pada orang lain. Santri Condong akan merasa bahagia meskipun makan nasi dan garam, tapi hasil keringat sendiri, daripada makan pizza, burger, atau makanan “hebat” lainnya tapi dari hasil mencuri atau meminta-minta. Santri Condong akan senantiasa menggunakan segalah potensinya agar dia bisa berpijak di atas kaki sendiri. Pesantren ini telah membuktikannya. Unit usaha yang jumlahnya tidak kurang dari 20 unit adalah bentuk semangat Condong untuk bisa mandiri dalam mengembangkan pesantrennya.
Selanjutnya adalah ukhuwah diniyah. Persaudaraan yang dilingkupi semangat keagamaan. Santri Condong akan sadar bahwa imannya tidak akan sempurna sebelum dia mencintai sahabatnya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri. Konsekuensinya, santri Condong akan peka dalam melihat sekitarnya. Dia tidak akan membiarkan dirinya hidup kekenyangan sedangkan tetangganya hidup dalam kelaparan.
Kebebasan. Kebebasan di sini diartikan membebaskan diri dari segala hal-hal yang dapat menjerumuskan diri pada kekufuran. Santri Condong adalah manusia-manusia terbebaskan, yang tidak akan pernah berhasil diperbudak oleh nafsu mereka.
Setelah mengulas Panca Jiwa, mari kita lanjut pada pembahasan tentang Pilar-pilar Perjuangan. Selayaknya rukun Islam yang menjadi pilarnya agama, pilar-pilar perjuangan ini juga menjadi pilar yang membuat perjuangan dan pengabdian di pesantren tetap kokoh. Pilar-pilar perjuangan ini adalah prasyarat bagi suksesnya pendidikan dan pengajaran di pesantren ini.
Dalam konteks santri sebagai individu, pilar-pilar perjuangan dapat berperan sebagai tiang penyangga kesuksesan santri dalam meniti kehidupan di dunia. Hendaknya pilar-pilar perjuangan ini menjadi prinsip hidup setiap santri dalam berjuang dan memperjuangkan kehidupannya. Pilar-pilar ini juga akan menjadi bukti bahwasanya santri Condong akan senantiasa bermanfaat baik bagi dirinya maupun orang lain.
Mari kita bahas pilar-pilar tersebut secara lebih detail.
Keikhlasan. Ikhlas dalam berjuang berarti memurnikan niat dalam berjuang. Ketika seorang santri berhasil mencapai derajat keikhlasan dalam berjuang, maka bukan hanya kenikmatan dunia yang mereka dapat akan tetapi juga kenikmatan di akhirat kelak.
Kebersamaan. Perjuangan tidak dapat dilakukan sendirian, tapi harus dilaksanakan secara berjamaah. Santri sukses senantiasa memanfaatkan segala cara untuk menggunakan konsep berjamaah dalam berjuang seperti menyambung silaturahim, membangun jejaring dan lain sebagainya. Kita harus sadar, satu lidi akan mudah dipatahkan tapi kumpulan lidi akan menjadi kekuatan yang sangat besar.
Pondok ini pun telah memberikan contoh yang baik bagi kita tentang pilar kebersamaan. Di saat pesantren lain bergelut dengan perpecahan antar keluarga, yang berimbas pada kemunduran pesantren, para pengurus di pesantren ini hidup dalam suasana penuh rukun, harmonis dan saling bekerjasama. Setiap orang bekerja sesuai porsinya masing-masing. Semoga Allah swt. senantiasa memberikan nikmat kebersamaan ini bagi setiap pengurus pondok ini selamanya. Amin.
Kesungguhan. Man Jadda Wajada. Barangsiapa yang bersunguh-sungguh maka dia akan sukses. Dalam berjuang, setiap santri senantiasa harus bersungguh-sungguh dengan melaksanakan suatu pekerjaan secara penuh, pol-polan dan tidak setengah-setengah. Dalam sejarah umat manusia pun, peradaban dibangun dengan sungguh-sungguh dan kerja keras.
Istiqomah. Kesungguhan tanpa konsistensi (istiqomah) adalah omong kosong. Setelah bersungguh-sungguh dalam bekerja, kita seharusnya mengimbanginya dengan konsistensi yang kuat.
Kesabaran. Dalam berjuang tentunya kita akan menghadapi tantangan dan cabaran. Kesabaran yang kuat adalah kunci dari keberhasilan melewati rintangan dan cabaran tersebut.
***

Minggu, 15 Juni 2014

Resepsi Khataman Siswa Akhir Pesantren Condong 2014


Resepsi Khataman Siswa Akhir Pesantren Condong 2014 yang dilaksanakan pada hari ahad (15/6)  di depan belakang gedung  i'anah berjalan khidmat. Acara yang digelar sebagai penutupan dari seluruh rentetan kegiatan siswa kelas 6 ini dihadiri oleh  Pimpinan Pesantren, guru-guru, Siswa Akhir Pesantren Condong 2014 dan ratusan wali santri.
Kegiatan yang sudah menjadi rutinitas sejak lama ini diawali dengan sambutan dari ketua panitia, perwakilan siswa kelas  6. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan janji alumni yang selalu dibacakan pada tiap Resepsi Khataman Siswa Akhir. Acara kemudian dilanjutkan dengan Nasehat dari Pimpinan Pesantren Condong, K.H. Diding darul falah. Siswa Akhir Pesantren Condong 2014 sudah menjalani masa-masa akhir dengan bermacam rentetan kegiatan, mengadakan perfotoan bersama Pimpinan pesantren dan guru-guru . Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Pengarahan Khutbatul Wada’, Resepsi Khataman  serta Yudisium Siswa Akhir Pesantren Condong 2014. "(iris)".

Sabtu, 07 Juni 2014

Ujian Syafahi (Lisan)

Ujian Syafahi (Lisan)

Hari-hari ujian yang dinantikan segenap siswa pesantren condong sudah di ambang pintu. Ujian Kenaikan Kelas periode 2013/2014 diawali dengan pengarahan Pimpinan Pesantren  “At-Taujihat wa Al-Irsyadat wa Tauzi’u Al-‘Amal fi Al-Imtihan As-Syafahi li Akhiri As-Sanah Ad-Dirasiyah”, Kamis (22/5). Dengan dihadiri oleh guru, acara yang mencakup pembagian tugas ujian syafahi (ujian lisan-red) ini juga diikuti segenap siswa kelas 6 .
Untuk itu, baik guru-guru maupun siswa kelas 6,  mereka, hendaknya saling menjaga miliu belajar selama ujian berlangsung, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif bagi santri .
“Dalam menghadapi ujian semuanya harus tekun, selain itu, kita juga harus berani menghadapi ujian. Dengan ujian, kita akan meningkat, karena kita telah berlatih mengatur waktu, tenaga, dan pikiran.
Setelah mendengarkan pengarahan dari Bapak Pimpinan, bagian pengajaran  membacakan tugas-tugas guru dan siswa kelas 6 selama ujian syafahi berjalan. Setiap guru maupun siswa kelas 6 mendapatkan tugasnya masing-masing, baik bertugas sebagai penguji, piket bagian, ataupun tugas pondok lainnya.
Sementara itu, ujian syafahi yang dimulai Sabtu (24/5) nanti akan berlangsung selama 8 hari, yaitu sampai tanggal 1 Juni 2014. Setelah itu, pada hari Rabu (4/6), ujian tulis sudah siap menunggu seluruh santri . "(iris)".

Ujian Tahriri (Tulis)

Ujian Tahriri/Ujian Tulis /(UKK)

Dimulai dengan acara “At-Taujihat wal Irsyadat wa Tauzi’ul A’mal fi-l-Imtihan At-Tahriri li Akhiri As-Sanah Ad-Dirasiyah”, Rabu (4/6/14) pagi, Pesantren Condong menggelar ujian tahriri (ujian tulis-red) untuk siswa kelas 1 — 5  SMP-SMA TERPADU. Ujian yang menandakan segera berakhirnya Tahun Ajaran 2013-2014 ini berlangsung selama 8 hari, Rabu — Rabu, 4 — 11 Juni 2014. 
Baik dewan guru maupun siswa kelas 6, bahu-membahu menjaga kelancaran jalannya salah satu agenda terbesar di pondok pesantren ini. Tidak ada satu pun yang berpangku tangan, selain menjadi pengawas ujian, mereka juga bertugas di pos-pos dan unit-unit usaha pondok. Di samping itu, situasi dan kondisi di dalam pondok diatur sedemikian rupa agar tercipta miliu belajar yang kondusif untuk menjamin kesuksesan belajar santri Condong.
Dalam pelaksanaannya, ujian tahriri memakan waktu kurang lebih lima jam setiap hari, dari pagi sampai siang. Rata-rata, setiap siswa menghadapi tiga mata pelajaran per hari dengan alokasi waktu berdurasi 90 menit untuk setiap materi yang diujikan. Ujian dimulai secara rutin pada jam tujuh pagi tepat dan berakhir pada pukul 12.15, dengan waktu istirahat setengah jam setelah ujian jam pertama. Sedangkan istirahat kedua tersedia selama 15 menit sebelum memasuki ujian jam ketiga.
Penyelenggaraan ujian tahriri di Pesantren Condong berlangsung dalam pengawasan yang sangat ketat. Sehingga, menutup kemungkinan bagi seorang siswa untuk melakukan kecurangan sekecil apapun saat ujian. Di setiap ruang ujian yang rata-rata dipenuhi sebanyak 30 orang siswa peserta ujian, ditugaskan dua orang guru ditambah tiga orang siswa kelas 6 sebagai pengawas ujian dari dimulainya ujian hingga bel pertanda selesainya ujian berdentang dengan kerasnya. Sedemikian ketatnya, hingga siswa yang berniat curang sekalipun harus berpikir seribu kali sebelum melaksanakan niatnya. Pasalnya, jika ketahuan, ia akan mendapatkan hukuman berat yang tidak pernah diterapkan di sekolah manapun. Demikianlah, Pesantren Condong menanamkan kejujuran kepada seluruh santri-santrinya. "(iris)".

Minggu, 25 Mei 2014

HASIL KELULUSAN PSB TINGKAT SMA GEL.2






Ranking Nama Peserta Asal Sekolah Ket
1 Ayu Apriani SMPN 1 Leuwi Goong Lulus
2 Ananda Febriyand SMPT Babussalam Lulus
3 Nurul Hanifah SMPN 2 Banjar Lulus
4 Salma Sabila Haq SMP IT Alfalah Garut Lulus
5 Rizal Dail Irsyadi SMPI Nurul Lulus
6 Azkya Nur Azizah
Lulus
7 Silvie Mauludi MTsN Nagara Kasih Lulus
8 Ilman Nur Jamil MTs As Surur Lulus
9 Apip Maulah
Lulus
10 Nur Anisa MTs Asy-syuja Lulus
11 Ajeng Wulan Kinasih MTsN Singaparna Lulus
12 Faryanti Eka Mulyawan SMPN 1 Teluk Jambe Timur Lulus
13 Wifa Fakhriah L SMPI Husnul Khotimah Lulus
14 Dewi Ratna Sari MTSN BAHRUL ULUM Lulus
15 Liza Aina Lismaya SMPN 1 Manonjaya Lulus
16 Ilma faridatunnisa MTsN Mandala Wangi Lulus
17 Ni'ma Amalia Madjid SMP IT Alfalah Garut Lulus
18 Nenden Nur Tsuroyya MTs Darul Ulum Lulus
19 Aldi Hilman Nuryakin MTs Tonjoongsari Lulus
20 Fuji Miftah Fauzi MTsN Cihawar Lulus
21 Riska Etika Dewi SMPN 1 Bantarkalong Lulus
22 Fikri Muhammad A
Lulus
23 M.Mu'tasim Billah
Lulus
24 Syifa Qurrotu Aini A SMPN 1 Cimanggung Lulus
25 Heris Saefulloh SMPN 106 Jakarta Lulus
26 Eva Latifah SMPN 3 Cilawu Lulus
27 Inten Mahardika
Lulus
28 Nurul Fadilah Fauzy MTsN Ciamis Lulus
29 Tahtania Regita DNA SMPN 1 Singaparna Lulus
30 Mayli 'Izzatul Islamiati SMPT Ar Risalah Lulus
31 Lestari Sri Utami SMP Plus An Nur Lulus
32 Rima Fatmawati SMP 11 Tasikmalaya Lulus
33 Rizky Agus Firmansyah SMPN 1 Ciawi Lulus
34 Ahmad Rafli Aulia MTs Miftahul Falah Lulus
35 Muhammad Fauzi MTs Miftahul Falah Lulus
36 Windy Widiah Astuti MTs Miftahul Falah Lulus
37 Ajeng Fadhilatunnisa SMPN 36 Bandung Lulus
38 Nadia Rizka Amelia SMPN 4 Garut Lulus
39 Zam Zam Ikhwanul SMP I Bayongbong Lulus
40 Widi Siti Azizah MTsN Mandala Wangi Lulus
41 Sani Nurul Fitriani
Lulus
42 Muhammad Shofwan Ali SMPN 4 Garut Lulus
43 Neng Fira Lutfinnisa MTs Psa Mathalaul Ulum Lulus
44 Ade Marwa Nulaeda
Lulus
45 Firda Ruhyah Mau'izhoh SMPN 9 Tasikmalaya Lulus
46 Randesti Sundari SMPN 34 Merangin Lulus
47 Siti Nur Aisyah SMPN 3 Wanareja Lulus
48 Yunan Ahmad fauzan MTs Baitul Hikmah Lulus
49 Muhamad Sidik M SMP 1 Mangunjaya Lulus
50 Agnes Sovianti SMP Mekar Arum Lulus
51 M Faiz Amin Multazam SMP Muhammadiyah Sumedang Lulus
52 Parhan Nur Azis Kamil SMPT Al Amin Lulus
53 Fitri Lieswahyuni SMPN 1 Bayongbong Lulus
54 M Rizki Mubarok RA SMPI Cipasung Lulus
55 Albar Muhamadin R SMPN 2 Weru Lulus
56 Esi Nur Aisyah SMPN 1 Baregbeg Lulus
57 Astri Solihah SMP 1 Karawang Tdk Lulus
58 Dewi Suryani MTs Al Muslih Tdk Lulus
59 Dini Agustini
Tdk Lulus
60 Wulandari Hasani
Tdk Lulus
61 Rizal Abdullah
Tdk Lulus
62 M.Zanal Ahmad
Tdk Lulus
63 Ari Gunawan
Tdk Lulus
64 Wulan Sari
Tdk Lulus
65 Sidik Nur Fuzi Tdk Lulus

Minggu, 11 Mei 2014

HASIL KELULUSAN PSB TINGKAT SMP TH.2014-2015 GEL.2



No / Ranking L/P No. Registrasi Nama Peserta Keterangan
1 P 454 Neng Nur'ani Lulus
2 P 409 Pelangi Cahya Indah Putriana Lulus
3 P 441 Rai Wulandari Lulus
4 P 410 Elvyra Jovanka Rozani Lulus
5 L 393 Jomantara Raga Tumada Lulus
6 L M Bagas Sajiwa Lulus
7 P 425 Silmi Kaffah Lulus
8 L 405 Fikri Wajdi A Nursamsyi Lulus
9 L 355 Gumelar Ferdiansyah Pratama Lulus
10 L 442 Taufik Himam Hidayat Lulus
11 L 396 Raditya Septiana Lulus
12 P 424 Geby Tri Anggrae Lulus
13 P 365 Zahra Azkia Lulus
14 P 444 Selvya Lailatus Saidah Lulus
15 L 438 Tazmal Hidayat Lulus
16 P 417 Arin Siti Kurnia Lulus
17 L 430 Husni Izzudin Lulus
18 P 437 Lutvi Jamilatul Marwah Lulus
19 L 447 Mazinnurrahman daryus yusuf Lulus
20 P 351 Mira Rahmawati Lulus
21 P 433 Anis Sapitri Lulus
22 L 392 Irfan Nurwahid Fadillah Lulus
23 P 347 Fujia Mesarina Lulus
24 L Bimo Abinoyo Lulus
25 L 445 M Fauzi Rahman Lulus
26 P 382 Reina Sabilatunnajah Lulus
27 L 453 Nur Alam Syah Lulus
28 P 376 Ratu Marchella Sahnaya Lulus
29 L Ahmad Hanan Lulus
30 L Dhika Ananda Lulus
31 L Rifki Rahmawan Lulus
32 L Rizky Fajar Lulus
33 L Hilman Joharudin Lulus
34 P 412 Indri Nurul Fadilah Lulus
35 P 449 Ronika Yuni Mala Lulus
36 P Nana Rodiana Lulus
37 P Nita Aura Amalia Lulus
38 L 383 Pebi Pebriyanto Lulus
39 L 423 Aceng Ismail Lulus
40 L 427 Nanda Muhammad Hisan Lulus
41 P 455 Puput Putri Padilah Lulus
42 L 394 Ahmad Mansyur Kamigero Lulus
43 P 399 Widhi Aulia Damayanti Lulus
44 P 371 Irma Nurul H Lulus
45 P 461 Siti Rahmah Muflihatul Jannah Lulus
46 L 419 Cecep Hidayat Lulus
47 P 378 Almalia Azzahra Lulus
48 L 481 Muhammad Maulana Yasir Lulus
49 P 408 Farah Salsabila Dewi Lulus
50 P 482 Risma Nuriati Zannah A Lulus
51 L 397 Muhamad Alwi Awali Ainul Mukarom Lulus
52 L 429 Lutfi Fauzi Lulus
53 P 470 Rifa Muthia Zahra Lulus
54 L 379 Haikal Ali Syabana Lulus
55 L 375 Raihan Pradiansyah Lulus
56 P 380 Wanti Inayatul Wahidah Lulus
57 P 479 Viana Bintag Amanda Putri Lulus
58 P Durotun Istiqomah Lulus
59 L 413 Dicki Sadikin Lulus
60 P 400 Lena Laela Sari Lulus
61 P 415 Audistia Nandini Lulus
62 P 478 Syifa Fadillah Lulus
63 P 480 Muthia Syifa Lulus
64 L 468 Adi Nugraha Lulus
65 L 390 Muhammad Amirulhaq Lulus
66 L 456 Rian Irdana Lulus
67 L 473 Muhammad Ihsan Zaki Lulus
68 L 352 Reza Prahma P Lulus
69 P 469 Hasna Nabila Zulfa Lulus
70 P 483 Maswati Amatilah Lulus
71 P 485 Khairunnisa Lulus
72 L 421 Rizky Ramdhani Lulus
73 P 407 Fitri Nur Barokah Lulus
74 P 459 Jubaedah Fadiilah Lulus
75 P 462 Hany Yulyanti Lulus
76 L 414 Fazri Sutan Maulana Lulus
77 P 381 Ismi Nur Sopiah Lulus
78 P 369 Rifa Nuraeni Lulus
79 P 388 Lidia Sri Kartini Lulus
80 P 398 Rizka Yulia Lulus
81 P 363 Siti Dini Defiani Fatimah Lulus
82 L 443 Adi Ramdani Lulus
83 L 356 Muhammad Rangga Zakaria Lulus
84 L 358 Sanja Hidayatulloh Lulus
85 L 435 Dendi Igfar Ramadan Lulus
86 P 374 Sintia Nurwahidah R Lulus
87 P 385 Annisa Yuliani Lulus
88 L 354 Muhammad Hilmi Supyani Lulus
89 L 476 Dandy Febrina Putra Pradana Lulus
90 L 364 Reza Vieri Samudra Lulus
91 L 466 Rendi Nugraha Lulus
92 P 448 Silmi Rusdiyani Lulus
93 L 357 Rahayu Darajat Lulus
94 L 420 Arip Ridwan Suhada Lulus
95 L 345 Rizky Abdul Aziz Syam Lulus
96 L 387 Muhammad Akmal Alimansyah Lulus
97 P 475 Annisa Nur Hidayah Lulus
98 L 416 Nurjamil Syabana Lulus
99 L 406 Ardhan Sambada Lulus
100 P 377 Nabila Azizah Lulus
101 P 389 Rahmanita Arofa Hizkiyah Lulus
102 P 366 Saela Jauharotul Khiyaroh Lulus
103 P 460 Risma Nur Hasanah Lulus
104 P 367 Nida Islamiyati D Lulus
105 L 432 Randi Saoqi Aprian Lulus
106 L 402 Muhammad Ilyas Fariz Lulus
107 L 464 Restu Fauzan Nugraha Lulus
108 L 431 Maulana Lulus
109 L 386 Bayu Anugrah Lulus
110 L 471 Irfan Mulyana Sidiq Lulus
111 P 384 Sofia Laila Rahmah Lulus
112 L 373 Faidur Rahman Lulus
113 L 370 Moch M Firdaus Lulus
114 L Iman Nasuha Budiman Lulus
115 P 465 Devina Sinta Nuraisyah Lulus
116 P 434 Zhalwa Rheysa Sabana Lulus
117 L 463 Sani Husna Azzahra Lulus
118 L 401 Ikhsan Taufik Rahmat Hidayat Lulus
119 L 457 Muhamad Iqbal Lulus
120 P 418 Nazya Putri Nurahmi Lulus
121 P 422 Alfanisa Ariansyah Lulus
122 P 474 Shira Vania Lulus
123 L 472 Bagas Akasyah Lulus
124 L 346 Lova Ardiansyah Lulus
125 P 368 Shofi Latifah Lulus
126 L Rifal Haikal Fajri Lulus
127 L 349 Ridho Zaki Firdaus Lulus
128 P 348 Citra Mutiara Putri Lulus
129 P 372 Erli Nur Hidayati Lulus
130 P 353 Nur Yuni Rohayani Lulus
131 P 360 Sofia Zahra Lulus
132 P 452 Meilani Utami Putri Lase Lulus
133 P 362 Tsani Azkia Diswantina Lulus
134 L Yesa Maulana Lulus
135 L 436 Hasby Asshidqi Lulus
136 L Muhamad Rizal Lulus
137 L 361 Muhammad Zidan Algifari Lulus
138 L 395 Muhammad Naufal N Belum Lulus
139 L 477 Muhamad Rival Nur Fauzi Belum Lulus
140 L 484 Hilmi Sirojuddin Hidayat Belum Lulus
141 L M Adriansyah Belum Lulus
142 L Fahmi Nurfauzi Belum Lulus
143 L 359 Afwan Habibi TIDAK IKU TES
144 L 391 Restu Hasby Almufti
145 L 404 Muhammad hilmi Supyani
146 L 426 Haerudin Apandi
147 L 428 Aceng Alwi
148 L 439 Mochamad Dzikri Dzulfiqor
149 L 440 Adam Aliya Silma
150 L 458 Ahmad Djamaludin
151 L 467 Padhal Hafidz
152 L 486 Teguh
153 P 350 Sintia Nur Fadilah
154 P 403 Tasya Utari
155 P 411 Farihalusyifa Zakia Aziza
156 P 446 Susyanti Nur Aisyah
157 P 450 Sazia nurul Izzah
158 P 451 Suci Lthfiyati Suparman
159 L 168 Wildan Al Miski